Friday, April 20, 2012

Tentang Niat

Posted by with No comments

Banyak dari kita yang selalu beralasan pada NIAT.

Yang penting kan niatnya.
Kembali ke niatnya.
Tergantung Niatnya.

Sebenenrnya seberapa besar pengaruh niat dalam sebuah langkah atau perbuatan yang hendak kita jalani.
Rasulullah -shallallahu alaihi wa ala alihi wasallam- bersabda:


إنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إلَى مَا هَاجَرَ إلَيْهِ



“Sesungguhnya setiap amalan hanyalah tergantung dengan niat-niatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang dia niatkan, maka barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya maka hijrahnya kepada Allah dan RasulNya dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang hendak dia raih atau karena wanita yang hendak dia nikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia hijrah kepadanya”.

Hal ini dikomentari oleh Imam Al-Baihaqi dengan perkataannya : ”Hal tersebut dikarenakan sesungguhnya amalan seorang hamba adalah dengan hatinya, lisannya dan anggota tubuhnya, sedangkan niat merupakan salah satu dari tiga bagian tersebut”. 


Ketika Chatting dengan non-mahrom itu di lebih baik di tinggalkan karena alasan bisa membuka peluang untuk syaitan dalam menjalankan misinya, Kita juga kembali bralasan yang penting niatnya?? emang niatnya apa??? " Nambah temen, nambah saudara,dakwah"

Ketika PACARAN di haramkan karena menjadi jalan mendekati zina, kembali kita beralasan yang penting kan niatnya??? emang apa niatnya??? " Ikhtiar dalam rangka menjemput jodoh, Mengenal calon pasangan"


Ketika di beri tahu jilbab yang syar'i itu lebih baik dan lebih di ridhai drai pada jilbab gaul yang terlihat modis dan sexy, kembali kita pun beralasan kembali ke niatnya?? Emang apa niatnya??? "Melaksanakan tuntutan Islam, melaksanakan perintah Allah"


Sebenarnya niat seseorang itu benar atau salah terkadang bisa di lihat dari caranya mengaplikasikan niatnya tersebut. Di akui atau tidak oleh orang tersebut caranya tetap saja bisa menunjukkan apa yang menjadi tujuannya. Karena niat yang baik harus di sertai dengan cara yang baik, Jika tidak hasilnya kan menjadi terbalik? Betul???? atau ada yang bilang "Mungkin dia belum mengerti?" Maka dari itu sekarang kita saling berbagi agar yang belum tahu menjadi tahu dan bisa memperbaiki.

Mari kita cermati penjabaran berikut:
Seorang Pencuri, Koruptor, Perampok, Penjudi, Pelacur, Tukang Riba, Penipu mereka semua mungkin mempunyai niat baik yang sama yaitu MENCARI REJEKI bukan??? Niatnya sama untuk menafkahi keluarganya atau mencari nafkah Niatnya baik atau salah??? Baik kan??? Tapi hasilnya menjadi tidak baik karena mereka semua mengaplikasiakan niatnya dengan jalan yang tidak di ridhai. Hasilnya pun menjadi HARTA HARAM dan yang HARAM tidak akan membawa keberkahan.

Begitu pula ketika kita beralasan kita chatting dengan lelaki/pria ajnabi dengan alasan menciptakan/menyambung silaturrahim, menambah saudara/i.. atau dengan alasan dakwah. Mending kalo imannya kuat nih,, jadi bisa super kuat menagkal godaan. Gimana kalo yang Imannya tipis kaya kulit bawang seperti saya ini. Bukannya Silaturrahim dan dakwah yang di peroleh.. malah tergoda dan terjerat VMJ.. Maka dari itu benarlah jika Perkara fiqih mengatakan, menghindari sesuatu yang buruk lebih utama sebelum mendatangkan sesuatu yang baik. artinya utamakan menghindari kerusakan sebelum mengambil manfaat.

Ada Juga yang beralasan "Niat saya pacaran bukan untuk main-main. Tapi untuk proses menuju arah yang lebih serius kok. Niat saya hanya sebagai ikhtiar menjemput jodoh saya." Ada cara yang lebih aman dan lebih menyelamatkan iman untuk menjemput jodoh dalam Islam. Tidak perlu pake pacaran, karena semua aktivitas yang terjadi dalam pacaran hanya akan mengundang murka Tuhan (Allah)
Kalo ingin pernikahanmu penuh keberkahan hindari Pacaran. InsyaAllaah full barakah.

Kemudian untuk ukhty semua yang sampai saat ini enggan memakaia jilbab Syar'i.
Ada yang beralasan yang penting kan kita udah nutup aurat dari pada enggak, yang penting kan niatnya juga sama karena Allah kok. Yang bener niiih??? Tadi ukhty bilang udah nutup aurat??? Terus lekuk tubuh yang masih terpampang itu bukan aurat ya? dan d*d* yang maish terlihat menonjol itu juga bukan aurat ya??? Lengan juga masuk aurat lho ukhty sayang..^_^
Cara menutup aurat yang benar yaitu pakaiannnya tidak menyerupai laki-laki, longgar dan tidak menampakkan lekuk tubuh, serta kerudungnyapun harus menutup dada, itulah menutup aurat yang di perintahkan dan karena Allah, kalo yang sexy itu bukan tuntunan Islam TAPI tuntutan Fashion.

(إن العملَ إذا كان خالصاً ولم يكن صواباً لم يُقْبَل, وإذا كان صوابا ولم يكن خالصا، لم يُقْبَل حتى يكون خالصا صوابا)



Sesungguhnya amal yang ikhlas tapi tidak benar, ia tidak akan diterima, begitu pula ketika amal itu benar tapi tidak ikhlas… Ia tidak akan diterima hingga menjadi amal yang ikhlas dan benar. (Ikhlas jika dilakukan karena Alloh, dan benar jika dilakukan sesuai tuntunan).

Wallahu'alam Bi Shawab.

Niat yang baik harus di susul dengan cara yang baik agar kita memperoleh tujuan yang baik pula. Semoga Allah menerima amal Ibadah kita. Amin Ya rObbal Alamiiiin.


0 comments:

Post a Comment